Untuk kalian,
Adik-adik yang spesial, yang pernah hadir dalam hidupku,
14'45
Adik-adik yang spesial, yang pernah hadir dalam hidupku,
14'45
Hai kalian, yang lagi dikejar-kejar
deadline.
Yang lagi galau mikirin jurusan.
Yang lagi ngerasa seakan waktu ga akan
pernah cukup untuk belajar UN, apalagi untuk SBMPTN.
Yang lagi ngerasa seakan undangan adalah
jawaban paling manis dari semua doa.
Yang lagi ngerasa lelah, sedih, takut,
semua campur aduk jadi satu..
Kalian,
Adik-adik yang spesial,
Yang mau menghabiskan waktunya untuk
berusaha dan terus berusaha memenuhi setiap permintaan aku dan teman-temanku angkatan
44, juga setiap (mungkin) tuntutan.
Yang mau meluangkan waktu, tenaga, dan
harta untuk 14.
Yang mau selalu melangkah untuk
membangun 14.
Yang mau selalu berlari hingga ke garis
akhir.
Ketika kalian menjabat, seharusnya aku
bilang ini, ya..
“Berlarilah,
sayang, berlarilah. Karena setiap tetes peluh yang jatuh akan dibalas dengan
yang jauh lebih indah.”
Aku ga tau, sebanyak apa rasa terima kasih harus aku
ungkapkan ke kalian.
Untuk senyum yang kalian kasih dengan ikhlas tiap menyapaku,
untuk kalian yang mau berlelah-lelah ikut kegiatan-kegiatan yang aku isi seperti Keputrian, LDKS, dan yang lain..
Untuk wajah-wajah serius kalian saat mendengarkan aku memberi instruksi..
Untuk wajah-wajah antusias kalian saat mendengarkan cerita-ceritaku di Keputrian..
Untuk kesediaan kalian menjadikan aku sebagai tempat kalian curhat, sharing, bahkan sekedar tempat bersandar saat kalian menangis..
Untuk kepercayaan yang selama ini terpancar dari wajah kalian terhadapku, untuk setiap semangat kalian dalam mengerjakan tugas-tugas dariku yang mungkin sesungguhnya merepotkan kalian..
Dan juga,
untuk semua keyakinan kalian bahwa aku bisa masuk FKUI.
Untuk semua kalimat "Kak Rai pasti bisa kaaak!" yang terucapkan, polos, tapi bisa men-charge energiku sedemikian hebat..
Untuk senyum yang kalian kasih dengan ikhlas tiap menyapaku,
untuk kalian yang mau berlelah-lelah ikut kegiatan-kegiatan yang aku isi seperti Keputrian, LDKS, dan yang lain..
Untuk wajah-wajah serius kalian saat mendengarkan aku memberi instruksi..
Untuk wajah-wajah antusias kalian saat mendengarkan cerita-ceritaku di Keputrian..
Untuk kesediaan kalian menjadikan aku sebagai tempat kalian curhat, sharing, bahkan sekedar tempat bersandar saat kalian menangis..
Untuk kepercayaan yang selama ini terpancar dari wajah kalian terhadapku, untuk setiap semangat kalian dalam mengerjakan tugas-tugas dariku yang mungkin sesungguhnya merepotkan kalian..
Dan juga,
untuk semua keyakinan kalian bahwa aku bisa masuk FKUI.
Untuk semua kalimat "Kak Rai pasti bisa kaaak!" yang terucapkan, polos, tapi bisa men-charge energiku sedemikian hebat..
(meskipun tahun kemarin ga dapet FKUI juga hihi)
Aku masih ingat wajah-wajah letih kalian saat sirine meraung-raung, wajah-wajah mengantuk kalian saat dikumpulkan di tempat lapang berpohon-pohon untuk jurit.
Jawaban-jawaban polos dari kalian yang "dipaksa" untuk berpikir cepat dan tepat waktu itu,
jawaban-jawaban penuh pembelaan diri.
Jawaban-jawaban yang berusaha meyakinkan kami sebagai kakak untuk mempercayai adik-adiknya.
Aku masih ingat,
saat kalian panik sewaktu hujan turun,
wajah-wajah lelah yang tertidur di dalam pendopo, berapat-rapatan dengan satu sama lain.
Aku masih ingat wajah-wajah kalian saat menangis,
saat berusaha membuktikan bahwa kalian sayang 14, sama seperti kami..
Sungguh, dik, usaha kalian ga akan pernah ada yang sia-sia.
Aku pernah berada dalam posisi kalian,
dan memang kuncinya memang itu; selalu memberikan yang terbaik.
kenapa?
Aku masih ingat wajah-wajah letih kalian saat sirine meraung-raung, wajah-wajah mengantuk kalian saat dikumpulkan di tempat lapang berpohon-pohon untuk jurit.
Jawaban-jawaban polos dari kalian yang "dipaksa" untuk berpikir cepat dan tepat waktu itu,
jawaban-jawaban penuh pembelaan diri.
Jawaban-jawaban yang berusaha meyakinkan kami sebagai kakak untuk mempercayai adik-adiknya.
Aku masih ingat,
saat kalian panik sewaktu hujan turun,
wajah-wajah lelah yang tertidur di dalam pendopo, berapat-rapatan dengan satu sama lain.
Aku masih ingat wajah-wajah kalian saat menangis,
saat berusaha membuktikan bahwa kalian sayang 14, sama seperti kami..
Sungguh, dik, usaha kalian ga akan pernah ada yang sia-sia.
Aku pernah berada dalam posisi kalian,
dan memang kuncinya memang itu; selalu memberikan yang terbaik.
kenapa?
Karena ketika kita
mengurusi hajat-hajat orang lain, maka Allah akan mengurusi hajat-hajat kita.
Percayalah, kalian bisa. Kalian bisa melalui semuanya.
Semua kebaikan, ketulusan, kesenangan hati kalian saat
dituntut untuk rela berkorban; pasti ada balasannya.
Pasti ada balasannya.
Untuk sementara ini..
Berusahalah, dik. Berusahalah sepenuh hatimu. Bukan
hanya buat kamu dan keluargamu. Tapi juga buat 14. Percaya deh, betapa
bangganya ketika teman pertama di kampusmu nanya, “kamu dari SMA mana?” dan
kamu jawab, “dari 14 Jakarta”. J
Betapa bangganya ketika kamu disuruh isi pengalaman
organisasi.
Betapa bangganya ketika kamu ditawarin ikut BEM karena
keaktifanmu di antara temen-temen yang lain, sadar maupun gak sadar.
Adikku sayang,
Inget ya, kamu ga sendiri. Kalian masuk bareng-bareng, lulus
bareng-bareng, sukses bareng-bareng.
Sempatkan banyak waktu untuk belajar bareng, karena...
karena mungkin ga akan ada waktu untuk bisa ngumpul bareng lagi setelah lulus..
You will never know how much you miss them until you
leave your comfort school.
Belajar bareng, ajarin temen yang belum bisa. Kenapa? Karena
dengan ngajarin, kamu akan 2x lebih inget. Karena dengan ngajarin, kamu akan
bebas dari pertanggungjawaban dari “kok bisa temenmu ga bisa tapi kamu sendiri bisa?”
J
And the point is,
SEMANGAAAAAAAAAAAAAAAATTTTTTTT!!!!
Semua usaha, semua peluh, semua doa, akan ada hasilnya.
Semua usaha, semua peluh, semua doa, akan ada hasilnya.
Kalian pasti bisa. Aku doain :”)
Semua rasa capek ga akan ada bandingannya sama tulisan
“SELAMAT” di pengumuman kelulusan maupun kelolosan.
Minta doa yang banyak sama orang tua, sama guru-guru..
You are not alone. Never.
Salam sayang,
Rai Arini
14’44



