Friday, February 14, 2014

Pidato Bahasa Indonesia

Pentingnya Ekstrakurikuler Dalam Pengembangan Diri Siswa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yang saya hormati, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, pembina OSIS, dan teman-teman perwakilan SMA Negeri 14 Jakarta yang saya banggakan.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. karena berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam pertemuan yang membahas tentang kegiatan pengembangan diri siswa ini.

Bapak/Ibu dan teman-teman yang budiman,
Dalam kurikulum disebutkan bahwa perwujudan dari pengembangan diri siswa adalah kegiatan ekstrakurikuler. Seperti yang kita ketahui, terdapat delapan belas ekstrakurikuler di sekolah yang kita cintai ini, SMA Negeri 14 Jakarta. Seluruh ekstrakurikuler ini berjalan dengan baik dan harmonis dengan prestasi-prestasi dari anggota-anggotanya. Bukan hanya prestasi yang berlandaskan ekstrakurikuler atau disebut prestasi nonakademis, tapi ternyata juga termasuk prestasi akademis. Hal ini menjadi sorotan bahwa ekstrakurikuler menjalankan tugas dengan baik sebagai kegiatan pengembangan diri. Sayangnya, saat ini, presentase keikutsertaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler menurun. Berdasarkan hasil pengamatan teman-teman pengurus OSIS, hal ini disebabkan oleh kurangnya kepedulian orang tua terhadap kegiatan sekolah di luar KBM. Kurangnya kepedulian orang tua ini menyebabkan adanya keterbatasan dari pihak siswa untuk aktif dalam setiap kegiatan di dalam ekstrakurikulernya masing-masing karena tidak adanya izin dari orang tuanya.

Bapak/Ibu dan teman-teman yang saya banggakan,
Dengan pidato ini, saya mengharapkan bantuan dari Bapak/Ibu beserta teman-teman sekalian untuk mewujudkan kepedulian orang tua beserta siswa terhadap pentingnya kegiatan ekstrakurikuler.

Bapak/Ibu dan teman-teman sekalian,
Perhatian dari Bapak/Ibu sekalian merupakan hal terbesar yang bisa menjadi dasar bagi langkah kami selanjutnya. Hal pertama yang kami prediksi bisa menyelesaikan masalah ini adalah dengan mengadakan sosialisasi atau penyuluhan tentang pentingnya ekstrakurikuler sebagai pengembangan diri yang ditujukan kepada orang tua siswa. Hal kedua adalah dengan mengadakan training motivasi terhadap seluruh siswa SMA Negeri 14 Jakarta tentang tema yang sama. Setelah dua hal tersebut dilaksanakan, maka rencana kami selanjutnya adalah membimbing ketua ekstrakurikuler dalam menjalankan ekstrakurikulernya dengan baik dan membagikan kuisioner tentang perubahan-perubahan dalam diri siswa setelah mengikuti kegiatan-kegiatan di ekstrakurikulernya masing-masing.

Saya sendiri sebagai ketua ekstrakurikuler PASKIBRA merasakan perkembangan dari diri saya sendiri, juga dari anggota-anggota yang saya pimpin. Kekhawatiran orang tua tentang menurunnya nilai akademis siswa karena kesibukan di ekstrakurikulernya menurut saya bisa diantisipasi dengan mengadakan kegiatan belajar bersama. Organisasi juga mengajarkan tentang manajemen waktu, dan jika siswa sudah menjadi organisator yang baik, maka masalah-masalah yang dikhawatirkan oleh orang tua tidak akan terjadi.

Bapak/Ibu dan teman-teman yang berbahagia,
Permasalahan tentang kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya ekstrakurikuler terhadap pengembangan diri siswa dapat diselesaikan dengan diadakannya sosialisasi terhadap orang tua siswa dan training motivasi terhadap siswa. Tidak lepas dari itu, perhatian dari Bapak/Ibu sekalian tidak kalah penting untuk merealisasikan penyelesaian masalah ini.

Dengan demikian saya berharap para siswa menyadari pentingnya ekstrakurikuler terhadap pengembangan dirinya dan kepedulian dari orang tua terhadap kegiatan ekstrakurikuler putra-putrinya dapat meningkat. Saya berpesan untuk seluruh teman-teman pengurus OSIS untuk terus mengajak teman-temannya aktif dalam kegiatan ekstrakurikulernya masing-masing.

Bapak/Ibu dan teman-teman yang saya banggakan,
Di kesempatan yang berbahagia ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu dan teman-teman sekalian yang sudah menyempatkan hadir dan mendengarkan apa yang telah saya sampaikan tadi. Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya pula jika ada kesalahan dalam penyampaian informasi ini, dan marilah kita selalu memajukan kualitas siswa-siswi SMA Negeri 14 Jakarta.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.



Fakta tentang teks pidato ini:
1. Dibuat untuk Ujian Praktik Bahasa Indonesia.
2. Teksnya dipaksa untuk jadi 1,5 halaman folio dengan tulisan gue yang kecil-kecil; jadilah bertele-tele. Coba aja hitung berapa kali kata ekstrakurikuler disebut. Hahahahaha
3. Waktu mau maju buat pidato malah ga hafal teksnya karena waktu masanya harus maju gue ga kebagian dan ibunya nyuruh ntar-ntaran pidatonya terus tau-tau suatu hari disuruh pidato.....huft yaudahlah gue mengandalkan kemampuan mengada-ada dari lidah gue.
4. Isi teksnya sedikit curhat
5. Teksnya mau dibuang nih jadi karena sayang dibuang tanpa kenangan, ditulis aja deh di sini wkwk


High school never end

6:28 PM