Aku sudah terbiasa menahan diri dari apa-apa yang kurasakan, yang ingin kuucapkan. Sampai ada saat-saat ketika nyaris sudah tidak bisa mengungkapkan pikiran-pikiranku. Untuk bersikap kuat, tenang, terlihat tegar, atau berpura-pura kuat—ini tidak sulit. Harusnya, ini tidak sulit.
Kecuali, saat aku tahu kamu adalah satu-satunya orang yang bersedia mendengarku menangis.
-Believe, Morra Quatro



