Sunday, March 3, 2013

Kehilangan

bismillah, assalamu'alaikum :)

hari kamis dan jumat kemarin adalah hari duka untuk keluarga Ganes Harpendya, PASKIBRA 14 Angkatan 29. dan untuk yang kedua kalinya, gue nangis untuk seorang adik dari keluarga kedua, keluarga kebanggaan yang begitu berharga di hidup gue.

so, that day, ayah Ganes meninggal. Ganes is a cute little boy, sama seperti adik-adik paskib yang lain. andai mereka tau betapa berharganya mereka buat gue...

waktu LDKS, Gustav had an accident. dia terinjak dan kakinya....gitu deh. gue denger dan liat sendiri dia kesakitan diurut, ya Allahu Rabbi, ga kuat... dan gue nangis. adik gue ituuu, adik gue. adik yang berusaha gue jaga dari pertama ketemu sampai kapanpun. adik kecil yang dulu masih polos dan gue mengamati dia berkembang, tumbuh dewasa. rasanya ga kuat banget ngeliat dia kesakitan gitu... gue sayang dia, gue sayang sama semua keluarga paskib 14. sayaang banget.

waktu hari kamis malam gue liat tweetnya Ganes, tapi masih kurang yakin apa yang bener-bener terjadi. besoknya dapet pengumuman dan sms jarkoman tentang ayahnya, ya Allah.. rasanya ga mau ikut TO, mau langsung ke sana aja. tapi apa daya, akhirnya gue dan keluarga besar melayat ke sana, ke rumahnya. ayahnya udah dikubur dari setelah shalat jumat. ngeliat Ganes itu rasanya mau peluuuk, ya Allah, sayaaaang banget sama bocah ini. gatau harus gimana kalau jadi dia. dia kuat, sungguh, Ganes yang gue kenal itu kuat.

di sana, denger ibunya cerita.

"Dia itu suami, temen, kakak, juga ayah buat anak-anak.."

that was sweet. really sweet. sejenak kebayang wajah papa, wajah mama. gue ga tau seberapa besar kasih sayang di antara mereka, tapi yang gue tau, semenjak 2 orang udah mengikrarkan janji untuk hidup bersama selamanya, it isn't easy at all.

"Dia ga pernah marah sama istri, juga sama anak-anak. Dia itu sabar..."

dan yang ini, gue kebayang wajah seseorang. dia, yang 2 tahun terakhir ini menemani setiap lembar cerita di buku kehidupan gue *ea. caranya untuk membuat gue tenang, semuanya. lawakannya yang selalu bikin gue ngakak atau nggak gue dika-in, keisengannya berhenti di tengah jalan waktu nyebrang biar gue panik, haffff. gue pernah bilang, "suatu hari nanti, akan ada waktu yang sama kayak gitu. waktu buat kehilangan selamanya. entah siapa yang duluan, atau mungkin kita bareng-bareng.."

semuanya pasti ada akhirnya. karena sesuatu diciptakan juga buat diambil lagi nantinya. seperti kita, ada naik, ada turunnya. nggak tau juga apa yang akan terjadi nanti. tapi berdoa itu masih boleh, kan?

akan ada hari-hari di mana ga ada dia di sini, atau bahkan gue yang ga ada. akan ada saat-saat gue harus sendiri, atau dia yang harus sendiri. bener-bener sendiri, ga ada di dunia ini lagi. maka dari itu, gue berusaha untuk selalu bersyukur..

untuk kehadiran yang alhamdulillah selalu terlengkapi. walaupun suka ngeselin, bikin bete. cuma mungkin caranya yang beda sama cara berpikir gue. untuk bisa ngobrol atau nggak ngobrolnya. ya, harus bersyukur..


"Bersyukur setelah kehilangan itu baik, tapi bersyukur karena tidak kehilangan, juga baik."


Oh ya, tetap semangat adik, PASKIBRA 14 loves you, Ganes Harpendya. Jagain ibumu ya :)

wassalamu'alaikum wr.wb

1:07 PM