Saturday, September 15, 2012

Belajar, dari buaian sampai ke liang lahat

bismillah, assalamu'alaikum.


ya Allah, habis baca blog orang dan jadi nangis. ya Allah..

kadang, kita nyalahin orangtua tentang sikapnya yang ini-itu ke kita. kadang, kita ga bisa nahan emosi buat semua perlakuannya yang salah di mata kita.

tapi pernah nggak, kebayang di pikiran kita, kalau semua perbuatan salahnya dia itu, jadi petunjuk buat kita biar kita ga ngelakuin hal yang sama ke anak-anak kita nanti?

di saat kita ngerasain dimarahin karena pulang malem, ya untuk mendidik anak kita, cari cara lain yang bisa lebih baik dari itu. di saat kita ngerasain dimarahin karena nilai kita jelek (dan yang sedih adalah dapet nilai 8 aja masih diomelin), ya untuk mendidik anak kita, cari cara lain yang bisa lebih baik, lebih ngena, lebih ngefek, lebih halus, lebih baik lah pokoknya.

tanpa harus kita melanggar apa-apa yang jadi perintahnya, selama itu masih dalam koridor yang lurus.
tanpa harus kita perlakukan dia dengan kasar.
tanpa harus kita diemin dia apalagi sampai berhari-hari.

ya Allah, ma, kalau mama tau rasanya..

FKUI. jalan yang paling sempurna di antara yang lain yang bisa Rai ambil untuk kuliah.
kenapa?
biar Rai bisa tetep deket sama mama.
biar Rai bisa di Jakarta, bisa kumpul sama kakak-kakak Rai, bisa bareng sama mama di usia mama yang udah lebih dari setengah abad ini.

FKUI, biar mama bangga..

karena di saat mama cerita tentang doa mama,
"Mama berdoa biar Rai bisa masuk kedokteran UI, biar Rai bisa jadi dokter yang baik, biar Rai dapet suami yang shalih kayak yang Mba Ari sama Mba Ira dapet, biar Rai bisa tetep deket sama mama, biar _______ sayang sama Rai, biar kalian bisa ketemu lagi nanti.. Mama berdoa, selalu, dan yang pertama selalu buat Rai. Mama cuma minta, kita berjuang bareng-bareng. Rai belajar yang banyak.. terus kita sama-sama ibadah. Mama minta kita puasa bareng-bareng, kita tahajjud bareng.. Mama mau denger suara Rai tilawah setiap hari. Mama mau liat Rai pakai jas dokter terus mondar-mandir di rumah sakit nanti.."

nangis gak sih lo baca ini? gue yang nulis sih kejer T______T

Rai masih inget waktu mama dengan segitu semangatnya nge-iya-in Rai menghabiskan seluruh uang Rai buat beli Campbell Jilid I. dan apa? Rai ga lolos OSN biologi. tapi Rai ga liat sedikitpun kekecewaan dari mata mama, dari sikap mama. dan di titik itulah Rai janji sama diri Rai sendiri, ga akan ada kekalahan yang kedua kali. ga akan ada lagi.

*************************************************************

oke udah segitu aja nangisnya. bikin pusing tau.


gue janji sama diri gue sendiri, gue mau jadi ibu yang gini-gini-gini *udah dilist dalem hati*. shalihah dulu Rai, itu kuncinya. shalihah. belajar Rai, belajar.. dengan 1 catatan, jangan pernah paksa 'Umar jadi 'Utsman, jangan pernah paksa 'Aisyah jadi Khadijah. dan sebaliknya.

jangan pernah paksa Rai jadi kayak Silmy, kayak Kak Shabrina, kayak Kak Farhan, atau siapapun itu. I know who I am, I know where to stand, I know what to do. Allah kasih gue karakter yang emang udah saklek alias mutlak ga bisa diubah selain ditransformasi (macam hukum termodinamika 1 aja ye) ke yang lebih baik. kalau kata kak ojay, "dipoles dikit". ya, dan gue amat sangat berterimakasih untuk itu. kalau orang bilang gue beda, I'm proud to be different kok. itu hal yang membuat ada warna di antara semua yang senada. dan, itu juga yang bikin gue bisa lihat, mana orang yang serius sama gue dan mana yang nggak. mana yang tulus ada di sekitar gue dan mana yang nggak. mana yang setia dan mana yang nggak. mana yang stay dan mana yang bakalan leave. dengan semua kelemahan gue. kalau kata Kelly Clarkson, even with my dark side. dengan semua perbedaan-perbedaan. I know everyone who really matters.

karena bahkan seperti yang gue kasih tau ke adik-adik tadi, "Semoga setiap keringat yang kita keluarkan di sini bernilai pahala di sisi Allah." maksudnya gini. tadi itu ruangan ga ada AC jadi panasnya.......asdfghjkl. dan apa niat dateng ke situ? insya Allah, kebaikan. insya Allah. dan pasti Allah bayar itu. pasti. <-- ini paragraf yang jadi bagian sumbang dari suatu karya.

back to the point. intinya, gue mau jadi ibu yang baik. jadi ga sabar gendong bayi................ halah biasa megang 4 bocah juga lo Rai -.- ya pokoknya gitu. gue mau terus belajar, terus belajar, terus belajar, terus belajar, terus belajar..

karena,
hidup adalah belajar, dari buaian sampai ke liang lahat.

harus, wajib, kudu, mesti, fardhu.

wassalamu'alaikum wr.wb

11:55 PM