Saturday, September 24, 2011

masih.

maaf karena aku masih selalu seperti ini. maaf karena semua ini ga pernah bisa berubah. maaf karena aku belum bisa jaga sikap aku. maaf karena aku masih selalu berpikir tentang yang udah lalu. maaf aku ga pernah bisa pergi dari kenangan itu, aku ga pernah bisa lupa. aku belum bisa terbiasa. maaf aku masih dengan mudah jealous meskipun aku tau ga ada apa apa. maaf karena aku masih suka curiga. maaf karena aku masih belum bisa lepas dari pikiran bahwa akan ada orang lain yang menggantikan aku. aku cuma takut, sangat takut. ketakutan terbesar yang udah pernah aku kasih tau. hari hariku berat. aku yang lemah jadi tambah lemah. aku tau aku masih punya Allah. aku tau seharusnya ga ada yang perlu aku takutin. tapi aku ga tau ke depannya hidup gimana.. aku ga tau sampai kapan 'itu' bertahan. aku ga mau nangis. aku capek nangis. aku tau masih banyak yang sayang sama aku. aku bisa rasain sayangnya mereka ke aku tiap mereka tau aku ada masalah dan mereka siap dengerin. meskipun masalahnya selalu sama. selalu tentang ini. tapi entah kenapa, setiap aku cerita, itu ga merubah apapun. aku masih tetap sama. aku masih lelah.

saat aku tau aku butuh nangis, setiap sujudku, setiap doaku, setiap malamku, setiap di hadapan qur'an ku, aku biarin tangisku lepas. aku memang selalu lemah. aku memang masih selalu seperti anak kecil. aku masih selalu harus ada di sekitar boneka harimau itu. cuma dia yang tau seberapa basah air mataku. maaf, aku masih gini. aku masih suka manja. maaf karena aku masih selalu jadi bocah yang suka ngambek dan egoku masih besar. aku cuma rindu saat saat kayak gitu. aku tau ini salah, tapi aku masih belum bisa nahannya. aku masih belum bisa jaganya. aku masih....... masih terlanjur ngerasain hal terkuat itu. hal yang makin kuat setelah jaraknya makin jauh. iya, bener kata film the last song:

sometimes you have to be apart from people you love,
but that doesn't mean you love them any less,
sometimes it even makes you
love them more


maafin aku. aku masih sama kayak dulu. aku masih seorang Rai yang manja, cengeng, lemah. aku masih Rai yang kamu kenal. ada atau ga ada kamu, rasanya masih sama. aku masih selalu butuh, ga hanya di saat nangis, tapi juga saat tertawaku. aku terlanjur jatuh dan terkunci. aku harap kuncinya masih dibuang.........

sebetapa lelahnya aku, aku masih mau tunggu. aku belajar buat percaya, seperti kata rahmi, "dia masih ada, dia ga bener bener pergi." aku masih selalu berdoa semoga hari yang paling aku harapkan, yang paling aku tunggu, benar-benar datang. di setiap sujudku. aku belajar buat percaya. aku belajar buat sabar. semuanya masih sama. aku masih duduk di atas perahu yang sama. masih.


insya Allah.

2:33 PM